Pulau Burung – Upaya mewujudkan swasembada pangan terus digalakkan Polsek Pulau Burung melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan. Tidak hanya fokus pada tanaman pangan, kali ini pendampingan juga menyasar sektor perikanan sebagai bagian dari Program Holtikultura Tahun 2026.
Rabu, 20 Mei 2026 pukul 08.30 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Bukit Sari Intan Jaya Aipda R.P Gultom melaksanakan sambang serta pengecekan perkembangan ternak ikan nila milik Sdr. Usuf Biantoro. Lokasi kegiatan berada di Jalur 03 RT.01 RW.01, Desa Bukit Sari Intan Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kolam ikan nila yang dikelola warga memiliki luas 7 x 15 meter. Dalam kegiatan tersebut, Aipda R.P Gultom memantau kondisi air, pertumbuhan ikan, hingga ketersediaan pakan. Ia juga berdialog dengan pemilik kolam untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat produktivitas budidaya. Pendampingan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam pengelolaan sektor perikanan rakyat.
"Kami ingin memastikan budidaya ikan nila milik warga berjalan lancar. Kalau ikannya sehat dan cepat besar, tentu hasilnya bisa membantu ketersediaan protein hewani untuk masyarakat desa. Polri hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tapi juga ikut mendorong kesejahteraan melalui pangan," ujar Aipda R.P Gultom saat ditemui di lokasi.
Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, SH., MH menegaskan bahwa Polsek Pulau Burung mengembangkan strategi ganda dalam mendukung program Asta Cita Presiden. Selain tanaman hortikultura seperti jagung, sektor perikanan air tawar juga menjadi fokus pendampingan Bhabinkamtibmas. Kombinasi keduanya dinilai mampu mempercepat tercapainya swasembada pangan di tingkat desa.
"Program Holtikultura Tahun 2026 ini tidak hanya bicara soal jagung atau sayur. Ikan nila juga bagian penting dari ketahanan pangan. Dengan adanya kolam produktif seperti milik Sdr. Usuf Biantoro, desa memiliki cadangan pangan sekaligus sumber ekonomi baru. Tugas Bhabinkamtibmas adalah memastikan potensi lokal ini dioptimalkan," jelas AKP Dr. Irwanto, SH., MH.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan Polri adalah membangun komunikasi intensif dengan masyarakat. Melalui sambang rutin, Bhabinkamtibmas bisa menyerap aspirasi warga sekaligus memberi motivasi agar terus mengelola lahan dan kolam dengan baik. Cara ini terbukti efektif meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri karena masyarakat melihat langsung peran nyata anggota di lapangan.
Hasil pengecekan menunjukkan ternak ikan nila milik Sdr. Usuf Biantoro dalam kondisi sehat dan berkembang baik. Diharapkan dalam beberapa bulan ke depan ikan sudah siap panen dan bisa menambah pasokan pangan bergizi bagi warga Desa Bukit Sari Intan Jaya. Keberhasilan ini menjadi contoh bahwa sinergi Polri dan masyarakat mampu memperkuat ketahanan pangan dari desa.