Tembilahan – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan. Jajaran Kantah Inhil baru saja mengikuti kegiatan bimbingan teknis atau coaching khusus yang difokuskan untuk mempersiapkan implementasi sistem Layanan Pengukuran Terjadwal senin (06/04)
Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam merespons kebutuhan masyarakat akan kepastian dan kecepatan pengurusan dokumen tanah.
Suasana di ruang pelayanan Kantah Inhil tampak lebih sibuk dari biasanya. Para petugas ukur dan staf administrasi terlihat serius mengikuti arahan dari para fasilitator dalam sesi bimbingan teknis tersebut. Materi yang diberikan mencakup tata kerja baru yang lebih sistematis, mulai dari pendaftaran antrean pengukuran, penjadwalan otomatis, hingga mekanisme verifikasi lapangan yang terintegrasi. Pelatihan ini dirancang untuk memastikan setiap petugas memahami prosedur Layanan Pengukuran Terjadwal sebelum benar-benar diterapkan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Khomsadi, menjelaskan bahwa sistem Layanan Pengukuran Terjadwal merupakan terobosan penting untuk menjawab keluhan masyarakat selama ini. "Selama ini, ketidakpastian jadwal pengukuran sering menjadi kendala. Dengan sistem terjadwal, kami ingin memberikan kepastian waktu, transparansi proses, dan pelayanan yang lebih profesional. Ini adalah komitmen kami untuk terus berbenah," ujar Khomsadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/4/2025).
Lebih lanjut, Muhammad Khomsadi menekankan bahwa persiapan matang melalui bimbingan teknis ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, seluruh jajaran Kantah Inhil didorong untuk mengubah pola pikir dari sistem konvensional ke sistem yang lebih terukur dan akuntabel. "Kami tidak ingin setengah-setengah. Coaching ini kami lakukan secara intensif agar setiap personel benar-benar siap secara teknis dan mental. Layanan publik tidak boleh lagi ada ruang untuk spekulasi atau penundaan tanpa alasan jelas," tegasnya.
Dengan diterapkannya Layanan Pengukuran Terjadwal, Kantah Inhil menargetkan percepatan proses pengurusan tanah di seluruh wilayah Indragiri Hilir. Masyarakat yang mengajukan permohonan pengukuran akan langsung mendapatkan jadwal pasti pelaksanaan di lapangan. Sistem ini juga memungkinkan pemohon memantau posisi antrean mereka secara berkala, sehingga rasa cemas terhadap lamanya proses administrasi dapat diminimalisir. Ke depan, Kantah Inhil berharap tidak ada lagi keluhan tentang pengukuran yang molor atau tidak jelas kelanjutannya.
Namun, keberhasilan sistem ini tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas. Muhammad Khomsadi juga mengimbau seluruh masyarakat Indragiri Hilir untuk berperan aktif, terutama dalam hal pemasangan tanda batas tanah. "Kami mengingatkan kepada warga yang akan mengukur tanahnya, agar segera memasang tanda batas yang jelas dan disepakati dengan tetangga sekeliling. Tanda batas ini sangat krusial. Jika tidak ada, petugas kami di lapangan akan kesulitan dan proses pengukuran bisa terhambat," imbau Khomsadi.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat banyaknya sengketa batas tanah yang muncul akibat ketiadaan atau ketidakjelasan patok di lapangan. Kantah Inhil mencatat, sebagian besar kendala teknis dalam pengukuran justru berasal dari perbedaan klaim antarwarga yang tidak didukung tanda batas fisik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk memanfaatkan momen sebelum jadwal pengukuran tiba, yaitu dengan memasang patok permanen atau membuat kesepakatan tertulis sederhana dengan pemilik tanah yang berbatasan.
Dengan sinergi antara kesiapan aparatur Kantah Inhil dan partisipasi aktif masyarakat, Muhammad Khomsadi optimistis layanan pertanahan di Kabupaten Indragiri Hilir akan semakin efektif, cepat, dan bebas dari ketidakpastian. "Kami ingin masyarakat merasakan perubahan nyata. Urusan tanah adalah urusan serius yang menyangkut masa depan. Kami hadir untuk melayani dengan profesional, dan kami minta dukungan warga agar proses pengukuran berjalan lancar," pungkasnya. Kantah Inhil pun berjanji akan terus mengevaluasi dan menyempurnakan sistem ini secara berkala demi kepuasan publik.