Polsek Pelangiran Pantau Progres Tanaman Jagung di Desa Tanjung Simpang Guna Jaga Ketahanan Pangan

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:57:52 WIB

PELANGIRAN — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pelangiran terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan rutin memantau perkembangan sektor pertanian di tingkat desa. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap program pemanfaatan lahan dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat sekitar.

Pada Kamis, 21 Mei 2026, AIPDA Antonius Hiras S, selaku Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang, melaksanakan pemantauan intensif di kebun jagung desa setempat sejak pukul 09.50 WIB. Bersama perangkat desa, AIPDA Antonius menyisir area pertanian untuk memeriksa kondisi tanaman secara detail, khususnya pada fase krusial setelah 8 minggu masa penanaman.

Langkah ini diambil guna memastikan bibit jagung yang telah ditanam dapat tumbuh kembang tanpa hambatan. Pemeriksaan fisik dilakukan mulai dari kondisi kesuburan tanah, kecukupan air, hingga kesehatan daun. Petugas ingin memastikan bahwa investasi tenaga dan benih yang telah dilakukan oleh warga tidak sia-sia akibat kelalaian dalam pengawasan.

Dari hasil penyisiran visual di lapangan, mayoritas tanaman jagung sebenarnya menunjukkan progres yang sangat baik. Sebagian besar daun tanaman terlihat hijau subur dan sehat. Selain itu, tinggi tanaman juga mengalami peningkatan yang proporsional dan sangat ideal jika disesuaikan dengan umur tanaman saat ini.

Namun, di tengah catatan positif tersebut, tim menemukan alarm waspada. Petugas mendeteksi adanya beberapa titik tanaman jagung yang mulai terserang hama. Meski skalanya belum meluas, temuan ini langsung dicatat sebagai prioritas penanganan agar tidak menyebar ke tanaman sehat lainnya dan merusak potensi panen raya.

Menyikapi temuan tersebut, Kapolres Inhil melalui Kapolsek Pelangiran, Iptu Iwan Saputra, S.H., M.H., memberikan penjelasan khusus. Beliau menegaskan bahwa penemuan hama ini justru membuktikan pentingnya fungsi pengawasan rutin yang dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas di lapangan sebagai bentuk mitigasi risiko.

"Sengaja kami tekankan kepada anggota untuk jeli melihat potensi masalah. Menemukan hama sejak dini jauh lebih baik daripada terlambat saat tanaman sudah rusak. Pengawasan rutin ini adalah kunci agar kita bisa melakukan tindakan preventif secepatnya sebelum terlambat," jelas Iptu Iwan Saputra, S.H., M.H.

Kapolsek Pelangiran juga menambahkan, pihak kepolisian akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses penanganan hama tersebut. Upaya proteksi tanaman ini tidak hanya berfokus di Desa Tanjung Simpang, tetapi juga mencakup pemantauan di desa sekitar seperti Teluk Bunian, demi memastikan target ketahanan pangan di Kecamatan Pelangiran tercapai secara optimal.

Terkini