Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Tingkatkan Taraf Ekonomi Warga Kurang Mampu Melalui Program Green Policing

Jumat, 01 Mei 2026 | 11:21:40 WIB

Pelangiran – Dalam upaya mendukung program Kapolda Riau tentang Workshop Green Policing sekaligus mengajak masyarakat cinta lingkungan hidup sejak dini, Polsek Pelangiran melalui Bhabinkamtibmas Desa Rotan Semelur, BRIPKA SAPTA SAMPURNO, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di halaman rumah warga kurang mampu. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 10.30 WIB ini tidak hanya bertujuan melestarikan lingkungan, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Kapolsek Pelangiran, IPTU IWAN SAPUTRA, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program green policing yang dijalankan jajarannya kali ini mengusung pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan. "Kami tidak sekadar menanam pohon, tetapi memilih bibit pohon produktif, yakni pohon mangga, yang kelak buahnya dapat dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga kurang mampu. Ini adalah bentuk kepolisian yang hadir tidak hanya sebagai pengayom, tetapi juga sebagai pendorong kesejahteraan rakyat," ujar Kapolsek.

Dalam pelaksanaannya, BRIPKA SAPTA SAMPURNO secara langsung menyerahkan satu bibit pohon mangga kepada Sdri. Budiyana, seorang warga yang tergolong kurang mampu di wilayah Pelangiran. Penyerahan bibit ini disertai dengan penyuluhan intensif mengenai cara merawat tanaman serta potensi ekonomi dari hasil panen mangga, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual ke pasar lokal. Bhabinkamtibmas juga mengajarkan pengolahan sederhana hasil buah menjadi produk bernilai jual, seperti manisan atau sirup.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemolisian masyarakat yang berwawasan lingkungan sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2021. Kapolsek menambahkan bahwa penanaman pohon produktif di lahan pekarangan rumah merupakan solusi jangka panjang untuk mengentaskan kemiskinan, karena tanpa biaya perawatan yang besar, pohon mangga dapat berbuah rutin dan memberikan pemasukan tambahan bagi keluarga. "Satu pohon mangga yang terawat bisa menghasilkan puluhan kilogram buah per musim. Jika dikalkulasi, ini bisa menambah pendapatan keluarga hingga ratusan ribu rupiah setiap panen," jelas IPTU IWAN SAPUTRA.

Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi menumbuhkan rasa cinta lingkungan sejak usia dini kepada anggota keluarga Sdri. Budiyana. Anak-anak diajak terlibat dalam proses penanaman dan penyiraman, sehingga terbangun kesadaran kolektif bahwa menjaga alam adalah investasi ekonomi masa depan. "Kami ingin anak-anak ini tumbuh dengan pemahaman bahwa alam yang lestari akan memberi mereka kehidupan yang lebih layak," ujar BRIPKA SAPTA SAMPURNO di sela-sela kegiatan.

Selain aspek ekonomi, program ini juga berhasil mempererat kerja sama antara Polsek Pelangiran dan masyarakat. Warga yang sebelumnya kurang peduli terhadap lingkungan mulai antusias melihat manfaat langsung dari pohon produktif. Kapolsek menekankan bahwa kegiatan serupa akan terus diperluas ke desa-desa lain di wilayah Indragiri Hilir, dengan melibatkan lebih banyak keluarga prasejahtera. "Ke depan, kami akan menggandakan bantuan bibit pohon buah-buahan, seperti jambu dan rambutan, serta memberikan pelatihan pasar bagi hasil panen," tambahnya.

Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif melalui pendekatan preventif dan edukatif, sekaligus meningkatkan citra positif Polri sebagai pelindung yang peduli pada kesejahteraan rakyat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan terkendali, serta mendapat apresiasi langsung dari warga setempat. Kapolsek Pelangiran berharap program green policing ini menjadi model pemolisian modern yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun ekonomi kerakyatan dari akar rumput.

Terkini