Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Concong Bersama Forkopimcam Dan BUMDes Tanam Jagung Di Kuartal II

Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Concong Bersama Forkopimcam Dan BUMDes Tanam Jagung Di Kuartal II

Concong,  – Jajaran personil Kepolisian Sektor (Polsek) Concong menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Pada Hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2026, sekira pukul 09.00 WIB, para personil kepolisian tersebut turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan aksi penanaman komoditas jagung secara massal. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Dusun Raja, Desa Concong Dalam, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini menandai dimulainya gerakan pemanfaatan lahan secara produktif di wilayah tersebut.

Aksi turun ke sawah atau "nandur" jagung ini secara khusus difokuskan pada momentum awal musim tanam kedua atau Kuartal II Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk percepatan target capaian swasembada pangan yang diprioritaskan di sepanjang tahun berjalan. Kehadiran para personil berbaju cokelat di tengah hamparan lahan pertanian menjadi simbol sinergi kuat antara aparat penegak hukum dan sektor penunjang kehidupan masyarakat, khususnya di bidang agraris.

Tidak bergerak sendiri, Polsek Concong menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Concong Dalam beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Concong dalam menyukseskan agenda ini. Kehadiran berbagai elemen penting tersebut menunjukkan adanya kesamaan visi dalam memperkuat kedaulatan pangan dari tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci utama keberhasilan implementasi program di lapangan, di mana pengelolaan manajemen pertanian didukung penuh oleh pengamanan dan kepemimpinan wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Concong IPTU Anton Hilman, S.H., M.H., memberikan penjelasan mendalam terkait urgensi pelaksanaan kegiatan ini bagi masyarakat lokal dan skala nasional. Beliau menegaskan bahwa keterlibatan Polri, khususnya Polsek Concong, bukan sekadar seremonial belaka melainkan bagian dari instruksi langsung untuk mengawal kebijakan strategis negara. Menurutnya, pemanfaatan lahan potensial di awal kuartal kedua ini harus dioptimalkan guna menjaga kestabilan pasokan pangan dari daerah ke pusat.

Lebih lanjut, IPTU Anton Hilman menguraikan bahwa penanaman komoditas jagung pada program ketahanan pangan periode ini mencakup area lahan yang cukup signifikan, yakni seluas satu hektar. Lahan produktif yang terletak di kawasan strategis Dusun Raja tersebut tercatat merupakan milik seorang warga setempat bernama Saudara Amin, yang pengelolaannya dipercayakan penuh kepada BUMDes Desa Concong Dalam. Penentuan titik koordinat lokasi penanaman juga telah dipetakan secara akurat guna mempermudah pemantauan berkala dan evaluasi hasil panen nantinya.

Kegiatan gotong royong ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting tingkat kecamatan, di antaranya Camat Concong Saudara Zulkarnain, Sekcam Concong Saudara Hariadi, Danpos Concong Pelda Suhaidi, serta Kepala Desa Concong Dalam Saudara Fauzi. Sementara itu, dari internal Polsek Concong, tampak hadir Ps. Kasium Aipda Indra Kamal, Ps. Kanit Intelkam Aipda Heru Dirgantara, Bhabinkamtibmas Desa Concong Dalam Bripka Setio Wahyono, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Betapit Bripka Rifki Pribadi. R., Banit Reskrim Bripda M. Iqbalsyah, dan Banit Sium Bripda Raja Salihin, serta melibatkan Kepala Dusun Saudara Raja Azwar.

IPTU Anton Hilman berharap, kolaborasi penanaman jagung bersama BUMDes ini dapat memicu motivasi para kelompok tani lainnya di Kecamatan Concong untuk lebih produktif dalam mengolah lahan tidur. Kapolsek optimis bahwa dengan pengelolaan yang konsisten dan dukungan penuh dari instansi terkait, komoditas jagung dari Desa Concong Dalam mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2026. Penguatan ekonomi desa melalui BUMDes juga diharapkan dapat meningkat seiring dengan keberhasilan sektor pertanian ini.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung kuartal kedua ini berakhir sekira pukul 11.00 WIB dengan hasil yang memuaskan dan terorganisir dengan baik. Selama dua jam pelaksanaan aktivitas di lapangan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi terpantau berada dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. 

Kebersamaan antara polisi, pemerintah kecamatan, pengurus desa, dan masyarakat ini menjadi potret positif kemanunggalan yang harmonis demi kemakmuran wilayah.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index