Kepala Desa Sungai Intan Hadiri Pra Musrenbang RKPD dan Rembuk Stunting 2026 Tingkat Kecamatan Tembilahan Hulu

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:00:18 WIB

Tembilahan Hulu - Kepala Desa Sungai Intan, Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP, mengikuti kegiatan Musyawarah Pra Musrenbang RKPD dan Rembuk Stunting Tahun 2026 tingkat Kecamatan Tembilahan Hulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Tembilahan Hulu pada Jumat, 9 Januari 2026, sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan terintegrasi.

Musyawarah Pra Musrenbang RKPD menjadi forum strategis untuk mengidentifikasi kebutuhan dan aspirasi masyarakat desa. Dalam kegiatan ini, berbagai usulan pembangunan dari desa dan kelurahan dihimpun, dibahas, serta diprioritaskan untuk selanjutnya disusun dan dipresentasikan pada Musrenbang tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Sementara itu, Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah yang berfokus pada upaya pencegahan dan penanganan stunting. Forum ini bertujuan merumuskan strategi bersama yang konkret dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan gizi ibu dan anak, penguatan layanan kesehatan, hingga edukasi perubahan perilaku di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Kecamatan Tembilahan Hulu, antara lain pemerintah kecamatan, kepala desa dan lurah, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan komitmen bersama serta rencana aksi yang terkoordinasi dan tepat sasaran, termasuk dalam penyusunan anggaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tembilahan Hulu, Denny Sastriyanto, S.Sos, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, S.H., M.H., Danramil Tembilahan, seluruh kepala desa dan lurah se-Kecamatan Tembilahan Hulu, para kader, petugas puskesmas setempat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Tembilahan Hulu Denny Sastriyanto, S.Sos menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam percepatan penurunan angka stunting. Ia menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kerja bersama yang terencana dan berkesinambungan.
Lebih lanjut, Denny Sastriyanto menjelaskan beberapa pilar utama percepatan penurunan stunting, di antaranya komitmen dan visi kepemimpinan di semua tingkatan, kampanye nasional serta komunikasi perubahan perilaku, konvergensi dan koordinasi program lintas sektor, penguatan gizi dan ketahanan pangan, serta pemantauan dan evaluasi untuk meningkatkan akuntabilitas dan kualitas layanan.

Melalui Musyawarah Pra Musrenbang RKPD dan Rembuk Stunting Tahun 2026 ini, diharapkan usulan pembangunan dan program penanganan stunting yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan di Kecamatan Tembilahan Hulu dapat berjalan lebih terarah, inklusif, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan serta kualitas sumber daya manusia.

Terkini